SIARAN PERS Nomor: 054/SIPRES/A6/III/2020 Kemendikbud
SIARAN PERS
Nomor: 054/SIPRES/A6/III/2020
Cegah Sebaran Covid-19 di Satuan
Pendidikan, Kemendikbud Gandeng Swasta Siapkan Solusi Belajar Daring
Jakarta, Kemendikbud --- Menteri Pendidikan
dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim memahami kebijakan penghentian
aktivitas bersekolah yang diambil Pemerintah Daerah (Pemda) dalam mencegah
penyebaran wabah Corona Virus Disease (Covid-19). Hal ini dilakukan setelah
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melakukan pemantauan dan
koordinasi dengan semua kementerian, lembaga, dan Pemda.
Terkait dengan langkah beberapa Pemda untuk
menghentikan sementara aktivitas bersekolah, Kemendikbud siap untuk mendukung
implementasi penundaan Ujian Nasional (UN) jika diperlukan. Hal ini demi
memastikan keamanan dan keselamatan semua warga sekolah. "Dampak
penyebaran Covid-19 akan berbeda dari satu wilayah ke wilayah lainnya. Kami
siap dukung kebijakan yang diambil Pemda. Keamanan dan keselamatan peserta
didik serta guru dan tenaga kependidikan itu yang utama," dijelaskan
Mendikbud di Jakarta, Sabtu (14/03/2020).
Mendikbud mengapresiasi langkah proaktif
yang dilakukan di semua lini pemerintahan daerah serta mitra di kalangan
swasta. "Kemendikbud siap dengan semua skenario termasuk penerapan bekerja
bersama-sama untuk mendorong pembelajaran secara daring (dalam jaringan) untuk
para siswa," ujar Nadiem.
Kemendikbud mengembangkan aplikasi
pembelajaran jarak jauh berbasis portal dan android Rumah Belajar. Portal Rumah
Belajar dapat diakses di belajar.kemdikbud.go.id. Beberapa fitur unggulan yang
dapat diakses oleh peserta didik dan guru di antaranya Sumber Belajar, Kelas
Digital, Laboratorium Maya, dan Bank Soal. Rumah Belajar dapat dimanfaatkan
oleh siswa dan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD),
Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/SMK)
sederajat.
Dukungan Penyedia Teknologi untuk
Pendidikan
Mendikbud mengapresiasi dukungan berbagai
perusahaan di bidang teknologi pendidikan dalam membantu siswa di wilayah
terdampak Covid-19 untuk terus belajar secara mandiri. Gotong royong pendidikan
ini diharapkan dapat menjadi solusi seiring bertambahnya kebijakan Pemda
menghentikan sementara aktivitas belajar di sekolah untuk mencegah penyebaran
Covid-19.
"Kami menghargai mitra-mitra di sektor
swasta yang secara sukarela mendukung sistem pendidikan nasional dan memastikan
para siswa dapat terus belajar berdasarkan target yang telah ditetapkan oleh
guru dan sekolah sesuai kebutuhan dan implementasi pembelajaran dengan
bimbingan orang tua dan guru dari jarak jauh," tutur Nadiem.
Mendikbud menjelaskan, saat ini kerja sama
penyelenggaraan pembelajaran secara daring dilakukan dengan berbagai pihak.
Beberapa pihak yang fokus mengembangkan sistem pendidikan secara daring antara
lain Google Indonesia, Kelas Pintar, Microsoft, Quipper, Ruangguru, Sekolahmu,
dan Zenius.
Mendukung pernyataan Mendikbud, beberapa
mitra menyatakan kesanggupannya untuk berkontribusi menyelenggarakan sistem
belajar secara daring. Setiap platform akan memberikan fasilitas yang dapat
diakses secara umum dan gratis.
Google berkomitmen untuk membantu
meningkatkan pembelajaran untuk semua orang. Sehubungan dengan situasi
Covid-19, Google membantu para siswa dan guru di Indonesia untuk dapat
melanjutkan pembelajaran di luar sekolah melalui G Suite for Education - alat
pembelajaran kolaboratif antara guru dan siswa yang tersedia gratis dari
Google. Sekolah dapat menggunakan Hangouts Meet, alat konferensi video yang
tersedia untuk seluruh pengguna G Suite, dan Google Classroom, untuk mengikuti
kelas dan melanjutkan pembelajaran jarak jauh dari rumah. Hingga 1 Juli 2020,
Google menyediakan fitur Hangouts Meet yang paling lengkap secara gratis yang
meliputi kemampuan live streaming hingga 100,000 penonton dalam suatu domain
dan pertemuan besar hingga 250 peserta per kelas hingga 1 Juli 2020 yang bisa
direkam dan disimpan di Google Drive untuk akses di kemudian hari.
"Melalui G Suite for Education, para
siswa dapat terus belajar meski ketika akses internet lambat atau tidak
tersedia dan di manapun mereka berada," disampaikan Danny Ardianto, Public
Policy & Government Relations Manager Google Indonesia.
Fernando Uffie, Pendiri Kelas Pintar
mendukung langkah antisipatif Kemendikbud untuk meminimalisir penyebaran
Covid-19 di Indonesia. Menurutnya, penghentian sementara kegiatan belajar
mengajar di sekolah, tak lantas membuat proses belajar siswa terhenti. Siswa
bisa tetap belajar secara daring, guru bisa tetap memberikan pendampingan dalam
proses belajar siswa, dan orang tua bisa memonitor perkembangan belajar
anaknya. Semua itu bisa dilakukan dengan solusi pendidikan berbasis teknologi
seperti Kelas Pintar.
"Selama satu bulan ke depan, Guru
maupun Siswa di seluruh Indonesia bisa menggunakan solusi belajar daring dari
Kelas Pintar secara gratis. Agar proses pembelajaran siswa tetap berlanjut,
kapan dan dari manapun," jelas Uffie.
Benny Kusuma, Education Lead PT. Microsoft
Indonesia menjelaskan pihaknya menyediakan akses Office 365 untuk pendidikan.
Untuk memanfaatkan fasilitas ini, pihak sekolah hanya perlu menyediakan domain
institusi sebagai identitas digital para guru dan murid.
Dengan fasilitas Teams dalam Office 365,
proses belajar mengajar tetap dapat berlangsung secara digital dan guru bisa
bertatap muka dengan murid melalui fasilitas video conference bila dibutuhkan.
"Guru dapat mengirimkan materi ajar berbasis teks, suara maupun video
melalui teams class kepada para muridnya. Demikian pula para murid bisa
berdiskusi dengan guru dan murid yang lain di dalam teams class tersebut,"
jelas Benny.
Hanani Faiza, Content Associate Manager
Quipper menjelaskan pihaknya akan memberikan akses dan material gratis bagi
sekolah, guru dan siswa. Guru dan sekolah juga dapat menggunakan layanan
Quipper School untuk memberikan tugas dan ujian sekaligus memonitor hasil kerja
siswa. Hal ini termasuk video, modul, dan kumpulan soal ujian nasional (UN) dan
ujian tulis berbasis komputer (UTBK) seleksi masuk mandiri peguruan tinggi
negeri (SBMPTN) untuk guru SMP dan SMA di seluruh Indonesia.
“Pelayanan ini dikhususkan untuk sekolah
yang terkena dampak dan akan tersedia mulai hari Selasa, 17 Maret 2020,” tutur
Hanani.
Belva Devara, Chief Executive Officer (CEO)
dan Pendiri Ruangguru juga mengumumkan pembukaan Sekolah Online Ruangguru
Gratis. Melalui program ini, para siswa dapat mengikuti pembelajaran jarak jauh
secara daring (live teaching) setiap hari Senin sampai Jumat, layaknya sekolah
seperti biasa. Dimulai dari Senin, 16 Maret 2020, siswa bisa mengikuti
pembelajaran Sekolah Online Ruangguru Gratis dari pukul 08.00 - 12.00 WIB, di
mana akan tersedia 15 kanal live teaching yang mencakup semua mata pelajaran
sesuai kurikulum nasional mulai dari kelas 1 SD hingga kelas 12 SMA (IPA dan
IPS), yang dipandu Master Teachers Ruangguru.
“Para guru di Indonesia juga dapat
mengikuti Pelatihan Guru Online gratis selama satu bulan kedepan. Terdapat 250
video dan modul pelatihan guru yang mencakup materi-materi kompetensi dasar di
bidang pedagogik dan profesional,” terang Belva.
Radinka Qiera, Direktur Sekolahmu juga
telah menyelenggarakan pembelajaran kelas maupun karier dengan berkolaborasi
bersama ratusan sekolah dan organisasi. Pembelajaran daring ini ditujukan bagi
seluruh murid, guru, bahkan orang tua. Program-program yang disediakan
Sekolahmu telah dirancang dengan sangat baik oleh tim akademik yang
berpengalaman dalam menerapkan pembelajaran berbasis kompetensi yang sukses.
"Sekolahmu akan menyediakan
kelas-kelas home learning bagi seluruh jenjang dari pra-sekolah sampai SMA,
juga orang tua, sebagai pengganti kegiatan belajar mengajar di sekolah yang
akan dikurangi atau ditutup karena Covid-19 secara gratis. Kami juga
memfasilitasi sekolah dan guru untuk tetap dapat mengajar sesuai kurikulum yang
dibutuhkan secara fleksibel," jelas Radinka.
Sementara itu, CEO Zenius, Rohan Monga
menyatakan platformnya turut membantu siswa mempersiapkan UN dan UTBK. Jika
sebelumnya belajar secara mandiri dianggap tidak terarah dan terukur, Zenius
pun merumuskan cara untuk membantu anak belajar mandiri di rumah yang efektif
dan efisien, terarah dan terukur.
“Kami siap membantu kelancaran proses
pembelajaran dengan memberikan akses gratis ke lebih dari 80 ribu video
pembelajaran agar siswa bisa mendapatkan proses belajar mandiri yang
terstruktur," ujar Rohan merespons ajakan kolaborasi oleh Mendikbud. (*)
Jakarta, 14 Maret 2020
Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Laman: www.kemendikbud.go.id
----
Akses Rumah Belajar: https://belajar.kemdikbud.go.id
Akses Google G Suite for Education:
https://blog.google/outreach-initiatives/education/offline-access-covid19/
Akses Kelas Pintar: https://kelaspintar.id
Akses Microsoft Office 365:
https://microsoft.com/id-id/education/products/office
Akses Quipper School:
https://quipper.com/id/school/teachers/
Akses Sekolah Online Ruangguru Gratis:
https://ruangguru.onelink.me/blPk/efe72b2e
Akses gratis belajar online Sekolahmu:
https://www.sekolah.mu/tanpabatas
Akses Zenius:
https://zenius.net/belajar-mandiri
Comments
Post a Comment